AmmarAmru

12 Tips Membeli Laptop yang Perlu Kamu Tahu

Tips Membeli Laptop

Buat kamu yang ingin membeli laptop, berikut saran atau tips yang bisa kamu gunakan. Tips membeli laptop ini adalah hasil pengalaman saya membeli dan menggunakan laptop selama ini.

1. Pastikan dulu kebutuhan kamu

Ini adalah faktor yang paling penting sebelum kita ngomongin hal lain. Karena dari faktor kebutuhan ini, sangat menentukan jenis laptop yang akan kamu beli.

Setidaknya ada 4 kategori kebutuhan yang umum.

  • Sekolah/kuliah.
  • Bisnis.
  • Multimedia.
  • Gaming.

Kebutuhan bisnis yang harus mobile kemana-mana, dengan aspek security yang andal, tentu beda dengan kebutuhan multimedia untuk edit foto atau video.

Kalau kamu perlu membeli laptop untuk kebutuhan mengerjakan tugas sekolah, browsing artikel, social media, dan mutar mp3 player, maka gak perlu beli yang terlalu high end karena akan mubazir.

2. Tentukan budget maksimal

Dengan menentukan budget maksimal, kita bisa lebih fokus dalam memilih. Karena pilihan laptop diluar sana sangat beragam, mulai dari jutaan sampai puluhan juta.

Kalau kita tidak menentukan budget maksimal, khawatirnya jadi pengen setelah melihat deretan laptop-laptop canggih, sementara budgetnya gak mencukupi.

3. Prioritaskan 3 hal

Ada tiga hal yang harus menjadi prioritas dalam memilih laptop, apapun kebutuhannya. Tiga hal itu yaitu prosesor, RAM dan harddisk. Berikut saran saya:

  • Prosesor: Intel Core i5 atau AMD Ryzen 5 ke atas.
  • RAM: minimal 8 GB.
  • Harddisk: SSD 512 GB, minimal 256 GB.

Tujuannya agar laptop yang kita beli bisa bertahan dengan software-software di masa depan yang butuh spesifikasi mumpuni.

4. Sistem Operasi

Sebenarnya ini hanya masalah kebiasaan. Karena semua sistem operasi pada intinya bagus.

Nah, kalau kamu sudah terbiasa pake Windows, ya gak ada salahnya beli laptop yang OS nya Windows.

Kalau udah nyaman pake Linux, kamu bisa beli laptop yang “kosongan” atau belum diinstall operating system. Tentunya kamu bisa dapat harga yang lebih murah. Nanti kamu bisa install sendiri sesuai distro yang kamu suka. Ubuntu, Debian, Fedora, Suse, dll.

Macbook Pro (Tips Memilih Laptop)

Udah biasa pake macOS? Hm.. kayanya pilihan kamu terbatas pada product Apple. But, it’s ok. MacBook is a great product.

5. Memilih layar, jenis dan ukurannya

Tips memilih laptop selanjutnya adalah menentukan ukuran layar.

Layar laptop memiliki banyak variasi ukuran, mulai dari yang kecil 12,5 inch sampai yang besar 17 inch.

Nah, satu hal yang harus diingat. Semakin besar ukuran layar, maka akan semakin berat. Sebaliknya, semakin kecil ukuran layar, maka akan semakin mahal (kalo ringan udah pasti, hehe).

Memang ada beberapa kasus dimana laptop besar tapi ringan, seperti LG gram. Tapi itu spesific case aja.

Selain ukuran, ada hal lain yang perlu kamu perhatikan. Simak penjelasannya di bawah.

a. Jenis Layar

Ada dua tipe layar yang umum digunakan pada laptop:

IPS (in-plane switching) adalah jenis layar yang warnanya lebih terang. Kalau layar laptop dilihat dari samping (178 derajat) gambar masih terlihat jelas. Kekurangannya, harga lebih mahal dan frame ratenya lebih lambat dibanding TN.

TN (twisted nematic) adalah jenis layar yang akurasi warnanya di bawah IPS. Kalau dilihat dari samping, gambar akan kabur. Mirip efek foto klise. Namun response ratenya tinggi.

Buat yang butuh untuk edit foto atau video, pilihlah layar IPS karena akurasi warna yang lebih baik.

b. Resolusi Layar

Kalau masih bisa diusahakan, sebaiknya beli laptop dengan resolusi full HD (1920 x 1080) atau lebih. Karena akan nyaman di mata saat digunakan.

c. Touchscreen?

Perlu gak sih beli laptop touchscreen? Jawabannya tergantung kebutuhan kamu. Kalau sehari-hari laptop akan kamu gunakan untuk sebagai tablet, maka wajib pilih layar touchscreen.

Tapi kalau kamu lebih suka menggunakan mouse, sebaiknya pilih layar yang non touchsreen. Karena bisa menghemat uang yang lumayan.

6. Berat

Berat laptop yang paling mudah diperkirakan dari ukuran layar. Semakin kecil ukuran layar, maka akan semakin ringan.

Buat kamu yang sehari-hari perlu membawa laptop kemana-mana, sebaiknya pilih laptop yang beratnya 1,6 kg ke bawah. Sehingga jika ditambah dengan berat charger baterai, maka totalnya jadi 2 kg. Masih cukup ideal untuk dimasukkan dalam tas punggung.

Kalau berat laptopnya sendiri sudah 2,5 kg, ditambah charger bisa jadi 2,8 – 3 kg. Hmm.. lumayan banget kalo dibawa kemana-mana.

Umumnya laptop dengan layar 13,3 – 14 inch beratnya 1,6 kg ke bawah.

7. Port

Teliti terlebih dahulu kelengkapan port yang ada di laptop yang kamu minati. Sesuaikan dengan kebutuhan harian kamu. Jangan sampai kamu memilih laptop yang mahal dengan spesifikasi excellent, tapi ternyata menyulitkan tugas kamu sehari-hari.

Port Laptop

Misalnya, untuk laptop premium seperti Dell XPS 13 atau MacBook Pro, itu speknya idaman banget. Tapi gak punya port USB type A. Hanya ada USB type C. Sedangkan koleksi USB kamu, harddisk external kamu, bahkan colokan mouse kamu, portnya type A semua.

Emang sih bisa pake connector, tapi ini berarti kamu harus membawa peralatan tambahan sekedar melengkapi kebutuhan harian kamu. Bikin repot gak sih?

Selain itu, cek juga posisi port power supply. Sebelah kanan atau kiri. Walau sebenernya ini gak terlalu penting. Tapi kalau colokan listrik di rumah kamu sebelah kanan meja, setidaknya lebih enak memilih port power supply di sebelah kanan. Jadi kabelnya gak kemana-mana.

8. Baterai

Enak gak sih punya laptop yang nge-charge nya cepat, tapi bisa dipake seharian. Nah, kalo soal ini yang perlu diperhatikan adalah baterai laptopnya.

Cara mudah melihat seberapa lama baterai laptop bisa bertahan ketika digunakan adalah dengan melihat watt hour-nya (Wh). Makin besar Wh, maka akan semakin tahan lama ketika digunakan.

Misal baterai dengan 52 Wh dan 100 Wh. Dengan spesifikasi yang sama, 52 Wh bisa bertahan 5 jam, sedang 100 Wh bisa 10 jam. Eh, ini hanya contoh aja biar mudah dipahami.

Pada kenyataannya performa baterai tergantung dari aplikasi yang sedang digunakan, kecerahan layar, dan banyak faktor lain.

9. Merk apa yang terbaik?

Semua merk laptop ada kelebihan dan kekurangannya. Namun secara umum, produsen laptop membagi produknya menjadi 3 kategori.

  • Biasa.
  • Menengah.
  • Premium.

Kalo laptop kelas biasa, spesifikasi yang dimasukkan biasanya tidak terlalu bagus. Ya, standar aja namanya juga biasa. Prosesornya i3, RAM 4 GB, penyimpanan masih harddisk putar belum SSD. Harga? Cukup terjangkau, kisaran 4-8 juta.

Kalo kelas biasa belum memenuhi selera kamu, dan budget masih ada, kamu bisa menaikkan pilihan ke kelas menengah. Biasanya beberapa spesifikasi agak dinaikkan. Misal RAM jadi 8 GB, harddisk udah jadi SSD, prosesor kelas i5 ke atas. Kisaran harga di 9-15 juta.

Kalau budget bukan masalah, gak ada salahnya pilih laptop premium selama kamu yakin bermanfaat. Karena semua hal yang terbaik dikumpulkan produsen laptop di produk premium mereka.

Spesifikasi yang luar biasa, build quality product yang gak usah diragukan, garansi yang lebih panjang. Dan aneka kebaikan lainnya. Namun bandrol harganya bisa di atas 18 juta rupiah.

a. Lenovo

Contoh merk Lenovo, untuk kelas biasa ada Ideapad. Kelas menengah ada Thinkbook. Kelas premium ada Yoga dan Thinkpad.

b. Dell

Merk Dell, kelas biasanya ada Inspiron, kelas menengahnya ada Latitude. Premiumnya? XPS [laptop impian, curhat].

c. HP

Merk HP, kelas biasanya ada Pavilion, kelas menengahnya ada Envy dan premiumnya Elitebook.

Oh ya, pembagian kelas ini sebenernya gak saklek banget. Ini biar memudahkan pemahaman aja. Karena di masing-masing kelas, juga dibagi-bagi lagi. Misal laptop premium Lenovo Thinkpad, ada premium pemula seri E, ada premium menengah seri L, ada yang high end seri T.

Atau Dell, di masing-masing kelas ada levelnya lagi. Kelas pemula kode depannya 3xxx. Kelas menengah kode depannya 5xxx. Kelas high end kode depannya 7xxx.

Jadi jangan heran kalo dari satu merk saja banyak opsi yang ditawarkan. Dan variasi harganya beda walau dengan spek yang hampir sama.

10. Garansi

Umumnya produsen laptop memberi garansi 1 tahun. Beberapa merk seperti Asus dan Lenovo memberi garansi lebih hingga 2 tahun. Untuk laptop premium garansinya bisa sampai 3 tahun.

11. See which one you like the most

Udah menemukan beberapa pilihan tapi bingung menentukan satu yang terbaik? Maka mudah saja, lihat mana yang paling kamu sukai diantara pilihan-pilihan tersebut.

Bisa jadi dari kecerahan layarnya, kenyamanan keyboardnya, build quality, value for money, atau yang paling mudah, design-nya.

12. Beli Online atau Datang ke Toko?

Oke, setelah meneliti semua hal diatas, akhirnya kamu sampai pada keputusan akhir laptop yang mau kamu beli.

Pertanyaan selanjutnya, belinya dimana ya, online aja atau langsung datang ke toko.?

Kalau kamu berniat beli online, saran saya lebih baik beli di official store dari masing-masing merk. Banyak kok merk-merk yang membuka official storenya di market place kaya Bukalapak, JD.id atau Shopee.

Emang biasanya lebih mahal 200-300rb dari online store biasa. Tapi worthed kok. Karena produknya asli dari distributor resmi. Jadi kalo mau klaim apa-apa gampang, insya Alloh.

Secara ini belinya online gitu lho. Beda kalo beli langsung, ada toko yang bisa didatangin. Kalo beli online trus ada apa-apa, respon penjual cuek, paling bisanya heboh di kolom komentar. Semoga bermanfaat ya..

Related Articles

About author View all posts Author website

Ridwan Rusdiantoro

Abinya Ammar dan Amru. Penyuka buku, website dan internet. Quote terbaik menurut saya adalah, "Sesungguhnya ilmu, tidak akan memberikan sebagian dari dirinya kepadamu, kecuali jika kamu memberikan seluruh jiwamu, untuk mendapatkannya." Jangan lupa doakan semoga anak-anak kami menjadi anak yang shalih.

2 CommentsLeave a comment

  • Klo harus milih nih bro, pilih laptop proci lebih rendah (i5) dengan vga tinggi (RTX) apa proci tinggi (i7) dengan vga lebih rendah (GTX)

    • Tergantung kebutuhan mas. Kalo butuh untuk game atau render video, maka lebih recommend tinggi VGA. Karena proses rendering akan terjadi di VGA. CPU dalam hal ini fungsinya membuat tasklist (daftar) hal-hal yang perlu di render di VGA.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *