25 Perlengkapan Bayi Baru Lahir yang Harus Disiapkan

Bagikan :

5/5 (10)

Masa-masa menanti kelahiran buah hati adalah saat yang menggembirakan. Apalagi jika ini adalah kelahiran anak pertama. Tentunya banyak hal yang perlu disiapkan oleh orang tua untuk menyambut buah hatinya. Salah satunya adalah perlengkapan bayi baru lahir.

Namun sebagai orang tua baru, terkadang kita bingung untuk menentukan apa saja perlengkapan bayi baru lahir yang harus disiapkan. Memang kita bisa saja membuat daftar semua perlengkapan bayi baru lahir yang bisa dibeli, tapi apakah benar semuanya dibutuhkan?

Nah, untuk memudahkan Bunda dalam membeli perlengkapan bayi untuk si kecil, kami menyusun daftar 25 Perlengkapan Bayi Baru Lahir yang Harus Dibeli. Daftar ini kami susun berdasarkan pengalaman kami dalam menyiapkan perlengkapan bayi baru lahir untuk Ammar dan Amru.

Perlengkapan Bayi Baru Lahir yang Pertama: Pakaian Bayi

Perlengkapan bayi baru lahir yang harus dibeli, salah satunya adalah pakaian.
(Pixabay.com)

1. Baju Bayi

Hal terpenting dari baju bayi adalah bahannya harus bisa menyerap keringat. Baju berbahan katun bisa menjadi pilihan yang sangat tepat untuk ini.

Pilihlah baju yang memiliki kancing depan, jangan model kaus. Hal ini penting agar memudahkan Bunda memasangkan baju setelah bayi selesai mandi.

Untuk jumlahnya, cukup beli baju lengan pendek 2 lusin. Yang lengan panjang cukup 1 lusin. Karena baju bayi relatif jarang diganti kecuali kalau basah karena keringat atau terkena ompol.

2. Popok Bayi

Walau anak zaman sekarang sudah umum menggunakan diapers, namun saya sangat menyarankan bagi bayi yang baru lahir untuk tetap memakai popok.

Dengan memakai popok, intensitas pipis bayi akan dapat kita hitung. Begitu juga dengan jumlah pupnya. Hal ini penting sekali untuk mengetahui kelancaran pencernaan bayi kita. Idealnya bayi baru lahir bisa pup sebanyak 6x sehari.

Selain itu, penggunaan diapers bagi bayi baru lahir sangat rentan menimbulkan ruam di area pantat bayi. Karena kondisi kulitnya yang masih sangat sensitif.

Saya juga tidak terlalu menyarankan penggunaan clodi (cloth diapers) bagi bayi yang baru lahir. Karena walau memang tersedia clodi untuk bayi newborn, tetap saja ukurannya masih terlalu besar dipakai bayi. Hal ini akan membuat posisi tidur bayi agak sedikit naik di area pantat. Khawatirnya berpengaruh pada bentuk tubuh dan kenyamanan bayi.

Bayi baru lahir biasanya pipis hingga 12 kali dalam sehari semalam. Untuk itu, popok adalah jumlah terbanyak dalam list belanja daftar perlengkapan bayi baru lahir yang harus dibeli.

Saya menyarankan agar Bunda membeli minimal 3 lusin popok. Pembagiannya sbb: 12 popok untuk dipakai, 12 popok dicuci, dan 12 popok lagi untuk cadangan.

3. Celana Bayi

Saya membedakan penggunaan popok dan celana, karena celana bayi setidaknya baru dipakai saat anak berusia 1 bulan keatas. Dibawah usia 1 bulan, lebih enak menggunakan popok.

Untuk celana ini, Bunda bisa  membeli sebanyak 2 lusin celana pendek dan 1 lusin celana panjang. Pastikan bahannya katun agar mudah menyerap keringat, dan ukurannya tidak terlalu besar.

4. Sarung Tangan dan Kaos Kaki Bayi

Sarung tangan dan kaos kaki dipakai untuk menghangatkan tubuh bayi. Pilihlah yang jenisnya lembut.

Untuk sarung tangan dan kaos kaki biasanya jarang diganti, kecuali saat habis mandi, atau ketika basah terkena pipis. Jadi, untuk sarung tangan dan kaos kaki bayi ini Bunda cukup membeli masing-masing sebanyak 1/2 lusin.

5. Selimut

Membeli selimut adalah pilihan, karena Bunda bisa menyelimuti si kecil dengan kain apapun yang ada di rumah. Kain jarik, sarung, atau kain lainnya. Namun, setidaknya sediakan 2 selimut untuk kebutuhan Bunda saat pulang dari rumah bersalin.

6. Bedong

Sebagian orang tua kami meyakini bahwa membedong bisa membantu meluruskan postur tubuh bayi. Selain itu, membedong juga dapat memberi kehangatan bagi bayi, terutama setelah mandi. Membedong bayi juga membuatnya lebih mudah digendong.

Untuk jumlahnya, saya menyarankan Bunda membeli 2 lusin kain bedong. Cukup banyak karena kain bedong akan ikut basah saat bayi terkena pipis. Sehingga saat bayi pipis, kain bedong ikut diganti.

Kenapa jumlahnya lebih sedikit dari popok bayi yang sampai 3 lusin? Karena aktifitas membedong tidak dilakukan 24 jam. Ada waktu-waktu dimana bayi tidak perlu dibedong, terutama saat cuaca panas di siang hari. Membedong bayi di waktu tersebut akan membuat bayi gerah dan rentan terkena biang keringat.

7. Gurita

Sebagian dokter dan bidan tidak menyarankan penggunaan gurita pada perut bayi. Hal ini karena gurita dianggap menghalangi perkembangan tubuh bayi.

Namun, dari pengalaman kami, gurita terkadang diperlukan untuk mencegah perut bayi kembung. Karena kondisi tubuhnya yang masih butuh penyesuaian dengan dunia luar, juga karena sulit jika harus memasang kaus singlet, maka digunakanlah gurita.

Bunda bisa membeli 1 lusin gurita untuk stok di rumah. Pastikan tidak mengikatnya terlalu kencang saat dipakaikan ke bayi Bunda, agar nafas bayi bisa leluasa.

Perlengkapan Bayi Baru Lahir yang Kedua: Peralatan Mandi Bayi

Perlengkapan mandi untuk kesiapan perlengkapan bayi baru lahir.
(Pixabay.com)

Hal kedua dari perlengkapan bayi baru lahir yang perlu Bunda siapkan adalah perlengkapan mandi bayi. Berikut kami susun perlengkapan mandi bayi yang bisa Bunda siapkan.

1. Sabun dan Shampo

Pilih sabun dan shampo khusus untuk bayi. Bunda bisa memilih merk apapun yang disukai, tidak ada rekomendasi khusus untuk hal ini.

2. Bak Mandi

Pilih bak mandi yang tebal agar bisa awet digunakan untuk bayi pertama Bunda dan adik-adiknya. Bak mandi yang dipakai Ammar Amru di rumah, hampir 4 tahun belum pernah diganti.

Pilih bak mandi bayi yang ada dudukannya. Atau kalau tidak ada, bisa disiasati dengan membeli kursi mandi bayi.

3. Bedak dan Minyak Telon

Bedak diperlukan untuk menghindari kulit bayi dari biang keringat. Sedangkan minyak telon dipakai untuk menghangatkan tubuh bayi.

Pilih minyak telon yang tidak terlalu panas di kulit, apalagi untuk bayi yang baru lahir. Pengalaman kami, minyak telon “My Baby” bisa Bunda pilih untuk bayi baru lahir karena panasnya sedang. Nanti setelah usia anak 6 bulan keatas, Bunda bisa mencoba minyak telon “Nyonya Meener” yang terasa lebih hangat di kulit.

Satu catatan dari kami bahwa, tidak semua minyak telon cocok untuk kulit bayi. Kadang merk tertentu menyebabkan kulit bayi iritasi. Kalau Bunda menemukan kondisi ini, segera ganti dengan minyak telon merk lain.

4. Handuk

Pilihlah jenis handuk yang lembut dan menyerap air. Karena ada handuk yang lembut namun tidak terlalu menyerap air. Hal ini akan membuat kulit bayi masih terasa lembab walau sudah dikeringkan.

Siapkan 2 buah handuk agar ketika yang satu dicuci, masih ada handuk lain yang tersedia.

Perlengkapan Bayi Baru Lahir yang Lain

Perlengkapan bayi baru lahir yang harus dibeli yang lain.
(Pixabay.com)

1. Topi Bayi

Jika Bunda adalah orang yang suka bepergian, membelikan topi untuk si kecil adalah sebuah kebutuhan. Pilihlah topi yang berbahan lembut. Pastikan ukurannya sesuai dengan kepala si kecil. Hindari membeli topi yang terlalu ketat di kepala bayi.

Untuk jumlahnya, Bunda cukup menyiapkan 2 buah topi.

2. Bantal dan Guling Bayi

Biasanya bantal dan guling bayi dijual secara paketan. Bunda cukup membeli satu paket yaitu 1 bantal dan 2 guling. Jika diperlukan, belilah 1 bantal lagi (bantalnya saja) untuk ganti jika bantal yang lain dicuci.

Mencuci bantal bayi perlu dilakukan beberapa minggu sekali. Hal ini dilakukan untuk menghindari kepala bayi gatal-gatal. Gunakan pengering mesin cuci agar bantal cepat kering.

3. Tas Bayi

Saat pergi ke rumah sakit untuk proses persalinan, pakaian bayi harus ikut dibawa. Tentunya Bunda membutuhkan tas khusus untuk pakaian si kecil.

Pilihlah tas dengan ukuran yang cukup besar dengan beberapa compartment. Satu bagian digunakan untuk pakaian, bagian yang lain untuk keperluan mandi seperti sabun, minyak telon, dll.

4. Gendongan Bayi

Untuk gendongan bayi, Bunda bisa memilih model gendongan praktis yang sudah banyak tersedia di pasaran. Bisa juga menggunakan kain jarik.

Bunda cukup membeli 1 buah gendongan bayi. Apakah cukup hanya 1 buah? Dari pengalaman kami, gendongan bayi masuk kategori hadiah favorit. Bunda akan banyak mendapatkannya dari hadiah teman, saudara atau tetangga yang mengunjungi si kecil.

5. Perlak

Agar kasur di rumah tidak basah terkena pipis si kecil, perlak diperlukan sebagai alas tidurnya. Pilihlah 2 jenis ukuran perlak. Pertama ukuran sedang dengan lebar sekitar 50 cm. Kedua ukuran besar dengan lebar sekitar 80 cm. Masing-masing cukup beli 1 buah.

Kenapa perlu dibedakan ukurannya? Dari pengalaman, kami menemukan bahwa ada masa-masa dimana perlak yang digunakan cukup yang ukuran kecil. Dan disaat yang berbeda, dibutuhkan perlak ukuran besar. Bunda akan menemukan moment ini seiring perjalanan bersama si kecil.

6. Alas Ompol

Alas ompol digunakan untuk melapisi perlak dengan tubuh bayi. Alas ompol juga bermanfaat agar pipis bayi tidak terlalu menyebar kemana-mana.

Belilah alas ompol dengan jumlah yang sama dengan popok bayi, yaitu sekitar 3 lusin. Pilihlah ukuran yang cukup lebar, agar masih bisa digunakan ketika bayi mulai tumbuh besar.

Ingat, semakin besar bayi, gerakannya ketika tidur akan semakin banyak. Dengan alas ompol yang lebar, dapat meminimalisir pipis bayi kemana-mana.

7. Kelambu Bayi

Kelambu berguna agar bayi terlindung dari gigitan nyamuk dan serangga lain. Hal ini sangat bermanfaat ketika bayi Bunda ditinggal tanpa pengawasan, misalnya ketika Bunda memasak di dapur. Dengan menggunakan kelambu, Bunda tidak perlu khawatir bayi terkena gigitan nyamuk.

8. Gantungan Jemuran

Peralatan bayi baru lahir yang harus dibeli. Gantungan putar.
(DuniaBayi.co.id)

Pilih gantungan jemuran model putar agar bisa muat banyak. Di pasaran tersedia model 20 stick, 24 dan 30 stick.

Saya menyarankan Bunda membeli 2 buah gantungan. Alasannya, agar jemuran bayi kita cepat kering, kita perlu menjemur dengan meletakkan pakaian secara berselang-seling. Sehingga satu gantungan hanya bisa untuk 15 pakaian (untuk model 30 stick). Nah, biasanya pakaian kotor bayi dalam sehari bisa lebih dari itu. Untuk itu Bunda membutuhkan 2 buah gantungan jemuran.

8. Ember Pakaian Kotor Bayi

Agar pakaian bayi tetap bersih dan terhindar dari kuman, pisahkan pakaian kotornya dengan pakaian orang dewasa. Belilah 2 ember plastik yang khusus untuk pakaian kotor bayi.

9. Lemari Pakaian Bayi

Belilah lemari pakaian yang sesuai dengan kebutuhan Bunda. Bisa yang model kayu atau plastik. Usahakan yang cukup besar agar masih bisa muat menampung pakaian adik-adiknya kelak.

Perlengkapan Bayi Baru Lahir yang Belum Penting untuk Dibeli

Perlengkapan bayi baru lahir yang belum perlu dibeli.
(Pixabay.com)

Nah, diatas tadi adalah semua list perlengkapan bayi baru lahir yang harus dibeli. Sebagian perlengkapan bayi baru lahir lainnya bisa ditunda hingga beberapa bulan kedepan. Dengan cara ini Bunda bisa menghemat beberapa puluh hingga ratusan ribu rupiah.

Dibawah ini kami susun daftar perlengkapan bayi baru lahir yang bisa ditunda pembeliannya hingga beberapa bulan setelah kelahiran.

1. Sepatu Bayi

Sampai umur 6 bulan ke atas, bayi Bunda belum butuh untuk menggunakan sepatu. Cukup kaus kaki saja ketika bepergian, karena toh bayi Bunda akan selalu digendong. Ketika sudah usia 6 bulan ke atas, saat bayi sudah mulai belajar berjalan, saat inilah sepatu diperlukan.

Maka membeli sepatu bagi bayi baru lahir tidak terlalu Bunda butuhkan. Bunda bisa menghemat sekian puluh ribu rupiah dari sini.

2. Jaket Bayi

Pengalaman kami dengan anak-anak kami, jaket bayi hampir tidak pernah digunakan di usia-usia awal kelahiran. Sebagai catatan bahwa kami menggunakan sepeda motor sebagai kendaraan utama untuk bepergian.

3. Kasur/Ranjang Bayi

Jika Bunda memutuskan untuk menidurkan si kecil dalam ranjang yang sama dengan Bunda (dan inilah yang saya rekomendasikan), maka membeli kasur khusus untuk si kecil tidak perlu dilakukan.

4. Cloth Diapers

Saya menyarankan untuk mulai menggunakan cloth diapers saat bayi berusia 6 bulan keatas. Saat ini tubuh bayi sudah cukup besar, sehingga cloth diapers tidak terlalu kebesaran.

5. Stroller

Kebanyakan bayi baru lahir akan lebih sering digendong. Apalagi kalo rumah Bunda berdekatan dengan rumah Kakek dan Neneknya si kecil. Tentunya si kecil akan sering sekali digendong.

Untuk itu, pembelian stroller bisa ditunda hingga beberapa waktu ke depan sambil melihat perkembangan akan kebutuhannya.

6. Botol Susu

Saya sangat menyarankan agar Bunda melakukan proses menyusui secara langsung, tidak menggunakan botol. Karena menyusui adalah proses pemberian susu kepada bayi atau anak kecil dengan air susu ibu (ASI) dari payudara ibu (Wikipedia). Akan ada perbedaan besar antara menyusui langsung dari payudara ibu dengan menyusu dari botol, sekalipun susu di botol itu adalah ASI.

Saat bayi menyusu langsung ke payudara ibu, maka dekapan tubuh ibu, detak jantungnya, rasa kasih sayangnya, akan sampai ke bayi. Hal ini semua tidak akan ada jika bayi menggunakan botol susu.

7. Pompa ASI

Kalau Bunda bukan seorang wanita karir, maka menyediakan pompa ASI adalah sesuatu yang tidak perlu dilakukan. Bunda tidak perlu khawatir kalau air susu Bunda tidak keluar. Lakukan saja proses inisiasi menyusui dini (IMD) dengan normal. Jika belum keluar, terus saja lakukan proses penyusuan. Lama kelamaan air susu akan keluar, bi Idznillah.

Pengalaman saya dengan Ammar (anak pertama saya), butuh waktu hampir 2 hari sampai air susu saya benar-benar keluar. Sampai tiba masa itu, kami bertahan tidak memberikannya sufor.

Tabel Daftar Belanja Perlengkapan Bayi Baru Lahir

Untuk mempermudah Bunda dalam belanja peralatan bayi, berikut ini kami buatkan tabel daftar belanja 25 perlengkapan bayi baru lahir yang harus dibeli. Rangkuman dari semua pembahasan diatas.

25 Perlengkapan Bayi Baru Lahir yang Harus Dibeli

Selamat berbelanja ya Bunda, nikmati setiap momentnya. Semoga bermanfaat. ^^

Ibu rumah tangga dengan dua anak yang cerdas dan aktif. Lulusan Psikologi dari Universitas Muhammadiyah Surakarta ini menjalani kesehariannya merawat dua buah hatinya, sekaligus menulis pengalamannya di blog AmmarAmru ini.

Artikel Terkait :

5 Cara Meningkatkan Kecerdasan Anak Saat dalam Kandungan Anak yang cerdas adalah dambaan semua orang tua. Banyak cara yang dilakukan orang tua untuk bisa mendapatkan anak yang memiliki otak cemerlang, kemamp...
7 Tanggung Jawab Orang Tua dalam Mendidik Anak Tanggung jawab besar berada di pundak orang tua dalam mendidik anak-anaknya. Setidaknya ada 7 tanggung jawab yang harus dipenuhi dalam mendidik anak. ...
Tujuan Utama Pendidikan Anak AmmarAmru - Selamat datang di website AmmarAmru.com. Ini adalah tulisan pertama kami yang ditulis di hari kamis, tanggal 26 Rabi'ul Awal 1439 H yang b...

Jika Anda menyukai artikel ini, mohon berikan rating 5 bintang. Dan share di social media yang Anda miliki. Terima kasih untuk kesediaannya.


Bagikan :

Tinggalkan komentar