Trik Juara Mengatur Waktu, Sebuah Catatan

Cara Mengatur Waktu

Sharing is caring!

Belakangan ini saya lagi suka liat-liat buku di Google Play. Fitur “free sample” yang membuat saya bisa melihat isi buku pada beberapa bab awal sangat menarik. Dari sana saya bisa menentukan, buku ini cocok gak kalo saya beli.

Dan kemudian, saya menemukan buku terkait management waktu. Judulnya “Trik Juara Mengatur Waktu” tulisan mbak Zizi. Saya liat sinopsisnya. Gak pake lama, buku ini kemudian saya beli.

Bahasanya simple, to the point langsung ke praktek.

Nah, saya mau share sedikit hasil bacaan saya untuk buku ini.

Pembagian Waktu

Well, ada dua pembagian waktu. Clock time and real time.

  1. Clock time dilihat berdasarkan detik demi detik berjalan. 1 tahun, 1 bulan, 1 minggu, 7 hari, dst.
  2. Real time adalah waktu yang benar-benar kita gunakan dalam mengerjakan sesuatu. Dalam mencapai sesuatu. It’s time when “we get our things done”.

Real time yang mengukur tingkat produktivitas kita, bukan clock time. Kita tidak bisa mengatur clock time, tapi kita bisa mengatur real time.

Komponen Waktu

Ada 4 komponen waktu yang sudah ada pada kita.

1. Contracted Time

  • Waktu untuk bekerja, sekolah. Waktu kita sudah dibayar untuk melakukan hal itu.

2. Committed Time

  • Waktu pada hal-hal yang sifatnya komitmen. Main sama anak-anak. Nganter istri, Ibu ke pasar.

3. Necessary Time

  • Waktu buat tidur, mandi, makan, dst. Ini makan tempat paling banyak (biasanya, terutama yang tidurnya lama).

4. Free Time

  • Sisa waktu diatas.

Self Management

Inti dari Time Management adalah Self Management.

Seberapa baik kita membuat pengaturan jadwal, semuanya kembali ke diri sendiri. Seberapa baik saya mau mengikuti jadwal yang udah saya buat.

Dua hal yang menjadi masalah pada pengaturan waktu:

  1. Terlalu malas.
  2. Terlalu sibuk.

Mengatur waku bagus, tapi jangan sampai kita terjebak pada jadwal yang kita buat. Tetap ada unsur flexible didalamnya.

Be flexible and you will be happy for the rest of your life.

Pandangan Waktu dalam Islam

Satu yang menjadi catatan saya, bahwa di dalam Islam, semua waktu diupayakan untuk menjadi ibadah.

  • Sehingga, contracted time, diniatkan untuk menjaga kehormatan diri agar tidak meminta-minta, menafkahi anak dan istri, keluarga besar.
  • Committed time diniatkan untuk mendidik anak-anak, berbakti kepada kedua orang tua.
  • Necessary time diniatkan untuk persiapan dalam beribadah kepadanya. Mandi untuk persiapan shalat.
  • Free time diniatkan untuk menambah pengetahuan (menuntut ilmu syari) dalam beribadah kepada Alloh.

Karena semua urusan seorang Muslim bisa bernilai ibadah jika diniatkan untuk itu.

Sharing is caring!

Jika Anda menyukai artikel ini, jangan lupa berikan rating 5 bintang. Dan share di social media yang Anda miliki. Terima kasih untuk kesediaannya.

You May Also Like

About the Author: Ridwan Rusdiantoro

Abinya Ammar dan Amru. Penyuka buku, website dan internet. Quote terbaik menurut saya adalah, "Sesungguhnya ilmu, tidak akan memberikan sebagian dari dirinya kepadamu, kecuali jika kamu memberikan seluruh jiwamu, untuk mendapatkannya."

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *